Pada musim 2009/2010, Mourinho membawa Inter meraih treble bersejarah dengan menjuarai Liga Champions, Serie A, dan Coppa Italia. Materazzi menjadi bagian penting dalam skuad Nerazzurri yang tampil solid di semua kompetisi.
Ketangguhan Materazzi di lini belakang, ditambah karakter dan kepemimpinannya, membuat Mourinho menaruh kepercayaan penuh kepada dia dalam laga-laga krusial sepanjang musim tersebut.
Sementara itu, pengalaman Mourinho bersama John Terry terjadi saat menangani Chelsea. Bek asal Inggris itu tampil sebanyak 267 pertandingan di bawah arahan Mourinho, mencetak 26 gol dan menyumbang 11 assist, catatan yang luar biasa untuk seorang pemain bertahan.
Mourinho menjalani dua periode kepelatihan di Stamford Bridge, yakni pada 2004–2007 dan 2013–2015. Dalam dua fase tersebut, Terry selalu menjadi sosok sentral di lini belakang dan berperan besar dalam kesuksesan klub.
Kombinasi ketangguhan fisik, kepemimpinan, serta kecerdasan membaca permainan membuat Terry dan Materazzi dianggap Mourinho sebagai standar tertinggi seorang bek tengah. Pengakuan ini sekaligus menegaskan betapa besar pengaruh keduanya dalam perjalanan karier salah satu pelatih tersukses dunia tersebut.