Beberapa bulan kemudian, Mourinho kembali menegaskan prioritasnya. Saat dikaitkan dengan Timnas Brasil pada Agustus, dia meluruskan arah karier internasional yang diinginkan.
“Takdir saya, dalam konteks tim nasional, bermain di Piala Dunia bersama tim nasional Portugal. Saya tidak pernah mempertimbangkan melatih tim nasional Brasil. Pengalaman pertama saya harus bersama Portugal,” ucapnya kepada Sporty Net.
Periode kedua Mourinho di Benfica berjalan naik turun. Klub tersingkir dari dua ajang piala domestik dan tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasemen Liga Portugal, FC Porto.
Situasi tersebut sempat memicu ketegangan antara Mourinho dan pendukung Benfica di tempat latihan. Tekanan publik meningkat seiring hasil liga yang kurang stabil.
Namun Mourinho tetap mencatat momen besar di Eropa. Benfica sukses melaju ke babak playoff fase gugur Liga Champions setelah menaklukkan Real Madrid 4-2 pada laga terakhir fase liga.
Pertandingan tersebut berlangsung dramatis setelah kiper Anatoliy Trubin mencetak gol penentu pada menit kedelapan masa tambahan waktu. Hasil itu memastikan Benfica bertahan di kompetisi Eropa.
Dengan dinamika tersebut, masa depan Mourinho kini menjadi sorotan. Tawaran melatih Timnas Portugal pasca Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi babak baru dalam karier panjangnya.