Herdman melihat Verdonk mampu menjalankan peran penting di lini tengah, meski posisi tersebut bukan peran utamanya. Adaptasi yang ditunjukkan dinilai menjadi bukti kualitas dan pemahaman taktik yang tinggi.
"Dan saya pikir Calvin adalah bagian besar dari masa depan kami dalam hal kemampuan mengontrol tempo lini tengah. Melawan Bulgaria, itu adalah tim Eropa, yang bermain di kompetisi besar," tutur Herdman.
Dia juga menyoroti kontrol permainan Indonesia di sektor tengah yang dinilai berjalan baik berkat kontribusi sejumlah pemain, termasuk Verdonk.
"Dan saya pikir kami mengontrol lini tengah sepanjang malam dengan pemain seperti Verdonk, (Joey) Pelupessy, (Nathan) Tjoe-A-On. Saya pikir, Anda tahu, ketika dia masuk, benar-benar menunjukkan pemahamannya tentang sistem kami," sambungnya.
Herdman turut menjelaskan fleksibilitas taktik yang diterapkan tim dalam dua pertandingan terakhir. Perubahan sistem permainan menjadi bukti kemampuan adaptasi skuad Garuda.