Langkah memantau Championship menjadi bukti dia ingin memahami struktur sepak bola nasional secara menyeluruh. Dia menilai level ini menyimpan banyak pemain muda yang sedang berjuang menembus panggung lebih tinggi.
"Di level ini Anda bisa melihat banyak pemain yang jauh lebih muda. Pemain yang tengah berjuang untuk mendorong dirinya ke level selanjutnya. Jadi, saya pikir di 10 tahun awal karier Anda penting untuk melihat segalanya," tambahnya.
Dia juga mengaku mendapat banyak perspektif baru setelah menyaksikan langsung pertandingan kasta kedua. Dari fasilitas, intensitas permainan, hingga struktur kompetisi menjadi bahan evaluasi penting untuk membangun peta kekuatan sepak bola Indonesia.
"Setiap level di kompetisi dan untuk memahami strukturnya seperti apa, fasilitasnya seperti apa, intensitasnya seperti apa. Jadi, ini adalah pengalaman yang bagus," ucapnya.
"Terima kasih sebesar-besarnya kepada Garudayaksa untuk mengajak kami ke sini untuk menyaksikan laga, dan saya menikmatinya," sambungnya.
Langkah agresif ini dilakukan di tengah persiapan Timnas Indonesia menghadapi FIFA Serie di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 23-31 Maret 2026. Dalam turnamen tersebut, Timnas akan menghadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts & Nevis.
Rizky Ridho dan kolega dipersiapkan menghadapi lawan dengan karakter berbeda. Dengan memperluas radar pencarian hingga Championship, John Herdman membuka peluang lahirnya wajah baru di Skuad Garuda. Strategi ini menegaskan dia tidak ingin melewatkan satu pun talenta yang berpotensi mengangkat level Timnas Indonesia.