Herdman menilai pemain domestik memiliki mental bertarung tinggi saat membela Timnas Indonesia. Sementara pemain diaspora dinilai membawa pengalaman bermain dan kecerdasan taktik dari kompetisi elite Eropa.
"Saya ingin perpaduan orang-orang yang mau berjuang untuk negara ini, yang menurut saya dibawa oleh pemain domestik, bersama dengan pemain yang memiliki kecerdasan taktik dari kelompok diaspora yang bermain di Serie A atau Bundesliga," jelasnya.
Pelatih berusia 50 tahun itu ingin membangun fondasi tim yang mampu bersaing menghadapi negara-negara kuat Asia. Fokus utama Herdman saat ini tertuju pada peningkatan kualitas permainan Timnas Indonesia menghadapi lawan dari Timur Tengah.
"Jadi, bagi saya, ada penilaian terhadap kedua kelompok tersebut. Ada upaya menemukan cara untuk menang dan mendominasi tim-tim Timur Tengah," ucap John Herdman.
Tidak hanya fokus ke Piala Asia 2027, Herdman juga membidik prestasi di Piala AFF. Dia ingin membawa Timnas Indonesia meraih trofi perdana di ajang tersebut.