“Di tahun kedua kami finis posisi lima, tahun ketiga posisi dua. Sangat disayangkan musim ini kami tidak bisa mengambil langkah terakhir. Tetapi untuk masa depan, saya pikir klub ini punya perspektif besar menjadi salah satu klub terbesar di Indonesia atau bahkan Asia,” tuturnya.
Saat ditanya soal peluang bertahan musim depan, Riekerink memilih tidak memberikan jawaban pasti. Dia menegaskan kepentingan klub harus berada di atas kepentingan pribadi.
“Mengenai apakah saya akan menjadi bagian dari klub ini musim depan, saya rasa bukan tugas saya untuk mengumumkannya sendiri,” ucapnya.
“Saya selalu ingin melakukan semuanya bersama klub. Niat saya sebagai pelatih, tidak boleh ada ego. Hanya ada satu yang harus dipatuhi, yaitu klub,” lanjut Riekerink.
Dia juga memastikan keputusan mengenai masa depannya akan diumumkan bersama manajemen dalam waktu dekat. Namun, Riekerink kembali menegaskan Dewa United memiliki masa depan yang sangat besar.
Sementara itu, manajemen Dewa United dikabarkan baru akan melakukan evaluasi menyeluruh dalam beberapa pekan ke depan sebelum menentukan nasib tim kepelatihan untuk musim baru.