Saat ini kata pelatih asal Irlandia Utara itu, ia fokus pada pemulihan fisik pemainnya usai laga perdana melawan PSS Sleman. Apalagi di laga itu timnya harus menjalani laga dengan intensitas tinggi hingga 105 menit.
"Kami akan berangkat dalam kondisi 100 persen, yang terpenting adalah kondisi pemain yang ada seluruhnya fit," ucap pelatih berusia 42 tahun itu.
Satu hal yang juga dievaluasi Paul Munster yakni permasalahan penyelesaian akhir pemainnya yang dinilai belum maksimal. Hal ini terlihat dari laga melawan PSS Sleman dimana dari 9 tendangan yang dilakukan ke gawang lawan, hanya satu tendangan yang berbuah gol itu pun melalui tendangan penalti.
"Kami perlu mencetak lebih banyak gol. Pemain harus bisa memanfaatkan setiap kesempatan, saya berharap mereka bisa mencetak lebih banyak gol lagi," ucapnya.
Munster juga menyiapkan skema taktik khusus untuk mengantisipasi kualitas dari skuad Malut United. Taktik berbeda itu untuk meredam agresivitas Manahati Lestusen cs di laga kandang pertamanya.