Gejolak Sosial di Surabaya Picu Kekhawatiran
Meski jadwal masih aman, situasi di sekitar venue pertandingan menjadi perhatian serius. Surabaya—kota yang hanya berjarak puluhan menit dari Sidoarjo—memanas akibat unjuk rasa besar-besaran, menyusul wafatnya pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, yang ditabrak kendaraan taktis milik aparat pada Kamis (28/8/2025).
Demonstrasi tersebut berubah menjadi kerusuhan. Massa bahkan menerobos Gedung Grahadi, kantor Gubernur Jawa Timur, dan membakar bangunan itu pada Sabtu malam (30/8/2025).
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran publik, khususnya mengenai kelangsungan event internasional seperti kualifikasi Piala Asia U-23 yang melibatkan negara luar dan atensi AFC.
Meski kondisi tidak kondusif di Surabaya, Arya menegaskan bahwa kompetisi internasional ini masih berjalan sesuai rencana. PSSI dan panitia pelaksana tetap memantau situasi dengan cermat.
"Sampai hari ini masih terjadwal," kata Arya kembali menegaskan.
Berbeda dengan Liga Lokal yang Ditunda