Koneksi tersebut membuat Ugarte dianggap sebagai opsi ideal untuk menjadi fondasi awal proyek AC Milan era Amorim. Pemain dengan karakter bertahan agresif itu dinilai cocok dengan kebutuhan sistem yang akan dibangun.
Situasi Ugarte di Old Trafford juga menjadi faktor yang membuat rumor ini menguat. Dia sempat kesulitan mendapatkan menit bermain reguler pada musim sebelumnya dan belum sepenuhnya menjadi pilihan utama di lini tengah.
Kondisi itu membuka peluang bagi AC Milan untuk masuk dalam persaingan mendapatkan tanda tangan sang gelandang. Apalagi Amorim disebut sangat memahami kemampuan Ugarte sejak bekerja sama di Portugal.
Amorim datang dengan misi besar untuk mengembalikan AC Milan ke level elite Eropa. Dia ingin membangun tim dengan identitas permainan yang lebih terstruktur, agresif, dan konsisten.
Lini tengah menjadi fokus utama dalam proyek tersebut. Amorim membutuhkan gelandang yang mampu menjalankan instruksi taktik dengan cepat tanpa proses adaptasi panjang.