Sementara itu, Rafael Struick juga menegaskan misi yang sama. Penyerang 21 tahun itu menilai target selain medali emas bukanlah hasil yang pantas untuk Timnas Indonesia U-22.
“Ya, terakhir kali mereka menang emas, jadi sekarang tujuan kami juga harus sama, juara lagi. Menurut saya, hasil selain emas tidak cukup. Jadi kami harus berlatih keras, bekerja keras, dan semoga bisa mencapai final lalu memenangkannya,” kata Rafael menegaskan.
Pernyataan dua pemain diaspora itu menjadi cerminan semangat tinggi di dalam skuad Garuda Muda. Keduanya juga menilai pemusatan latihan yang dipimpin pelatih Indra Sjafri berjalan positif dan semakin memperkuat kekompakan tim.
Meski demikian, Indra Sjafri memilih tetap bersikap realistis. Pelatih asal Sumatera Barat itu menyebut meski target medali emas adalah impian bersama, yang terpenting bagi tim adalah tampil maksimal di setiap pertandingan.
“Tentu semua orang ingin medali emas, tetapi kita juga harus realistis, kita bermain di Thailand,” ujar Indra.