Newcastle sejatinya enggan melepas Guimaraes. Sejak direkrut dari Olympique Lyon pada 2022, dia sudah mencatat 195 penampilan dan menjadi figur sentral di lini tengah The Magpies.
Namun, ketidakpastian masa depan sang pemain terus meningkat. Kondisi ini membuka peluang kepergian pada musim panas, terutama jika ada tawaran besar yang sulit ditolak Newcastle.
Dari sisi Liverpool, belum ada kepastian langkah konkret setelah kontak awal tersebut. Jika transfer ini terwujud, langkah itu akan menjadi sinyal ambisi besar dari klub Anfield di bawah proyek skuad terkini.
Meski begitu, potensi kendala finansial mengemuka. Liverpool disebut menyiapkan dana lebih dari £100 juta atau setara Rp2,357 triliun untuk merekrut Yan Diomande sebagai suksesor jangka panjang Mohamed Salah di sisi kanan.
Belanja besar itu menyusul rekrutan mahal Alexander Isak dan Florian Wirtz pada musim panas sebelumnya yang memecahkan rekor transfer Liga Inggris secara beruntun. Komposisi investasi besar membuat skuad terlihat padat dari sisi biaya.
Memasukkan Guimaraes yang berusia 28 tahun ke dalam rencana jangka panjang dinilai menantang. Liverpool cenderung mengalihkan fokus ke opsi yang lebih hemat anggaran dengan potensi nilai jual dan pengembangan ke depan.