Inzaghi mengungkap rahasia di balik kemenangan itu: kombinasi taktik solid, semangat juang tinggi, dan penguasaan bola yang disiplin. “Kami tahu kami harus melakukan sesuatu yang luar biasa melawan tim seperti Manchester City,” ujar dia.
Secara detail, Inzaghi memuji setiap aspek permainan timnya: dari bertahan, mengendalikan tempo, hingga kecepatan mengambil peluang. Ia menegaskan, pertandingan ini membuktikan bahwa Al‑Hilal bukan sekadar tim lokal, melainkan calon kekuatan global.
Pelatih kelahiran Italia itu juga memberikan pujian pada kepala pelatih Manchester City, Pep Guardiola.
“Bagi saya, Guardiola adalah pelatih terbaik di dunia, tetapi malam ini, kami melakukan sesuatu yang istimewa. Kami pantas mendapatkan kemenangan ini,” ungkap Inzaghi dalam konferensi pers pasca-laga.
Kemenangan ini membawa Al‑Hilal maju ke babak perempat final, di mana mereka akan menghadapi Fluminense dari Brasil. Menariknya, klub asal Rio de Janeiro itu melaju ke perempat final setelah mengalahkan mantan klub Inzaghi, Inter Milan, dengan skor 2-0.