Saat Roma merasa aman menjelang turun minum, Calhanoglu justru mencetak gol spektakuler menit 45+2. Tendangan jarak jauh meluncur seperti roket dan mengecoh Svilar, membawa Inter kembali unggul.
Memasuki babak kedua, dominasi Inter semakin tak terbendung. Thuram melewati pertahanan Roma sebelum memberi assist kepada Lautaro yang mencetak gol keduanya dengan penyelesaian klinis menit 52.
Tiga menit kemudian, Thuram ikut mencatatkan nama di papan skor lewat sundulan bebas tanpa kawalan. Inter unggul jauh 4-1 dan membuat Roma kehilangan arah permainan.
Pesta gol berlanjut ketika Nicolo Barella memanfaatkan kesalahan lini belakang Roma untuk mencetak gol kelima Inter dengan tembakan keras dari dalam kotak penalti menit 63.
Roma sempat membalas lewat Lorenzo Pellegrini menit 70 setelah menerima umpan Malen, namun gol itu hanya menjadi pelengkap dalam kekalahan telak mereka.
Di sisa pertandingan, peluang terus bermunculan dari kedua tim. Inter bahkan nyaris menambah gol lewat Denzel Dumfries, sementara Pellegrini hampir mencetak gol kedua lewat tendangan bebas yang tipis melenceng.
Skor 5-2 menutup laga penuh drama di Giuseppe Meazza. Inter menunjukkan dominasi total, sementara comeback Lautaro Martinez menjadi sorotan utama dalam kemenangan besar ini.