Keributan tidak terhindarkan. Puluhan pemain dan staf dari kedua tim terlibat dalam adu dorong dan kericuhan di tengah lapangan.
Situasi semakin panas ketika kiper Huesca, Dani Jimenez, ikut bereaksi dan membalas dengan pukulan ke arah belakang kepala Andrada. Kondisi pertandingan benar-benar tidak terkendali.
Setelah pertandingan, Andrada menyampaikan permintaan maaf terbuka atas insiden tersebut.
"Saya sangat menyesal atas apa yang terjadi. Ini bukan citra yang baik untuk klub, untuk para penggemar, dan terutama bukan untuk seorang profesional seperti saya, jadi saya sangat menyesal," kata Andrada dikutip dari Daily Mail.
"Sepanjang karier saya, saya hanya mendapat satu kartu merah, dan itu karena handball di luar kotak penalti. Ini situasi krusial di mana saya kehilangan fokus dan bereaksi seperti itu," ujarnya.