Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor John, menegaskan bahwa AFC Nations League merupakan wujud nyata komitmen konfederasi dalam mendorong kemajuan sepak bola Asia.
"Kami ingin memastikan akses terhadap pertandingan tim nasional berkualitas tinggi secara konsisten dengan memerhatikan logistik dan biaya yang selama ini menjadi persoalan," ujar Windsor John.
Secara format, AFC Nations League disebut akan mengadopsi sistem UEFA Nations League yang telah sukses diterapkan di Eropa sejak 2018. Negara peserta akan dibagi ke dalam beberapa divisi atau grup berdasarkan peringkat, lengkap dengan mekanisme promosi dan degradasi.
Sistem ini memberi peluang bagi Timnas Indonesia untuk naik level secara bertahap dan menghadapi lawan yang semakin kuat seiring peningkatan performa.
Di sisi lain, turnamen ini juga membawa konsekuensi bagi tim-tim besar Asia. Mereka tidak lagi leluasa menjadwalkan laga persahabatan melawan tim Eropa atau Amerika Latin, karena kalender FIFA Matchday akan diisi oleh AFC Nations League.