“PSSI sudah menerima laporan tentang kejadian antara pertandingan Dewa United dan Bhayangkara FC di Elite Pro Academy. Ketua Umum sangat mengutuk keras atas kejadian ini. PSSI segera menyampaikan hal ini kepada Komite Disiplin untuk diambil tindakan seberat-beratnya,” ujar Yunus Nusi dikutip dari laman resmi I.League, Selasa (21/4/2026).
PSSI juga menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut dan membuka peluang evaluasi terhadap perangkat pertandingan.
“PSSI sangat prihatin dan menyayangkan kejadian ini. Siapapun yang terlibat akan ditindak. Kami juga melihat adanya indikasi kelalaian perangkat pertandingan, yang akan menjadi perhatian Komite Wasit untuk evaluasi, edukasi dan sanksi bila terbukti,” lanjutnya.
I.League sebagai operator kompetisi ikut menegaskan komitmen menjaga integritas dan keselamatan di EPA U-20.
Ferry Paulus menilai kompetisi usia muda seharusnya menjadi fondasi pembentukan pemain masa depan sepak bola Indonesia.