PSM mencoba merespons melalui sejumlah serangan dari sisi sayap. Namun rapatnya lini belakang Persijap membuat peluang tim tamu selalu kandas sebelum masuk area berbahaya.
Hingga jeda turun minum, skor 1-0 tetap bertahan. Persijap mampu menjaga keunggulan sambil mengontrol tempo permainan.
Memasuki babak kedua, Persijap tidak menurunkan intensitas permainan. Tekanan terus diarahkan ke pertahanan PSM untuk mencari gol tambahan.
Upaya tersebut berbuah manis pada menit ke-62. Iker Guarrotxena menggandakan keunggulan Persijap lewat penyelesaian klinis yang tak mampu diantisipasi kiper PSM.
Gol kedua membuat Persijap semakin leluasa mengatur ritme permainan. PSM berusaha meningkatkan agresivitas, namun penyelesaian akhir masih menjadi kendala utama.