Memasuki babak kedua, Persebaya Surabaya berusaha meningkatkan intensitas serangan. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-64.
Mihailo Perovic sukses mencetak gol dan memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Gol itu sempat membuka harapan kebangkitan tuan rumah.
Bhayangkara FC tidak tinggal diam setelah kebobolan. Tim asuhan Paul Munster beberapa kali menekan lini pertahanan Persebaya Surabaya.
Namun hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada tambahan gol tercipta. Persebaya Surabaya harus mengakui keunggulan Bhayangkara FC dengan skor akhir 1-2.
Hasil ini menjadi catatan penting bagi skuad Bernardo Tavares dalam persaingan Super League 2025-2026. Sementara Bhayangkara FC berhasil mencuri tiga poin berharga dari Surabaya.
Persebaya Surabaya: Andhika Ramadhani; Koko Ari, Risto Mitrevski, Rachmat Irianto, Jefferson Silva; Milos Raikovic, Toni Firmansyah, Francisco Rivera; Bruno Moreira, Gali Freitas, Mihailo Perovic.
Pelatih: Bernardo Tavares
Bhayangkara FC: Aqil Savik; Putu Gede, Nehar Sadiki, Slavko Damjanovic, Frengky Missa, Moises Wolschick; TM Ichsan, Ryo Matsumura; Henri Doumbia, Moussa Sidibe, Privat Mbarga.
Pelatih: Paul Munster