Serangan yang dibangun pun terlihat cukup efektif. Kombinasi para pemain tengah dan juru gedor milik Fakhri Husaini itu mampu merepotkan barisan pertahanan PSM.
Ciri khas permainan Fakhri Husaini juga dijalankan dengan baik. Aliran bola dengan umpan-umpan pendek yang dilancarkan dari kaki ke kaki terus diperlihatkan.
Alhasil, Borneo berhasil unggul lebih dulu. Keunggulan itu diciptakan lewat aksi Wildansyah pada menit 44' yang mampu meneruskan umpan dari Kei Hirose. Keunggulan satu gol Pesut Etam bertahan hingga jeda.
Jalannya duel usai jeda turun minum pun tak banyak perubahan. Pesut Etam yang unggul 1-0 di babak pertama masih bisa mendominasi jalannya laga.
PSM Makassar nampak kebingungan melancarkan serangan. Skema mereka mudah terbaca dan sering terputus di sepertiga lapangan.