Di babak kedua ini, Laskar Sambernyawa –julukan Persis Solo- meningkatkan tempo permainannya. Pasukan Jacksen F Tiago itu beberapa kali menebar ancaman ke gawang Persita Tangerang. Hingga akhirnya mereka mendapat hadiah penalti di menit ke-52.
Namun sialnya, peluang emas tersebut tak mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Samsul Arif Munip. Tendangan eks bomber Persebaya Surabaya itu berhasil ditepis dengan baik oleh kiper Persita Tangerang, Dhika Bayangkara.
Kemudian di menit ke-64, Persis Solo kembali mendapat peluang lewat tendangan jarak jauh Alfath Fathier. Tetapi tendangan keras itu lagi-lagi mampu diamankan sangat baik oleh kiper Persita Tangerang.
Persis Solo terus menciptakan peluang demi peluangnya. Persita Tangerang benar-benar dipaksa bermain bertahan oleh anak asuhan Jacksen F Tiago. Salah satu peluang emas Laskar Sambernyawa tercipta di menit ke-71 lewat sontekan Alexis Messidoro.
Tambahan waktu enam menit diberikan, sementara Laskar Sambernyawa masih terus menggempur pertahanan Pendekar Cisadane. Namun sayang upaya mereka masih belum membuahkan hasil. Pada akhirnya, Persita Tangerang berhasil menang tipis atas Persis Solo dengan skor 1-0.