Setelah dari sana, tuan rumah mendominasi dalam serangan. Tendangan-tendangan mengarah ke gawang dari Hardianto dan M. Pato masih bisa diblok pemain belakang lawan.
Laga berlangsung keras hingga beberapa kali pemain meringis kesakitan. Namun skor tidak berubah tetap 0-0 untuk kedua tim.
Di babak kedua, serangan didominasi oleh Borneo FC. Sampai-sampai mereka bisa menciptakan empat kali kesempatan yang dua di antaranya mengarah langsung ke gawang.
Penguasaan bola pun menjadi milik tim asuhan Milomir Seilja ini. Sebanyak 58 persen mereka kuasai berbanding 43 persen milik Madura United.
Terjadi petaka bagi pertahanan Madura United di menit ke-65. Berawal dari umpan silang salah seorang pemain Borneo, mengenai tangan dari bek mereka. Wasit pun tak ragu menunjuk titik putih.