Keunggulan 3-0 berhasil dipertahankan oleh Monterrey hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama. Pada babak kedua, pasukan Marcel Keizer lebih berani dalam melancarkan serangan.
Hal ini membuat La Pandilla sedikit kelimpungan untuk melakukan pengawalan karena serangan Al Jazira sangat cepat. Terlebih, Al Jazira bermain lebih agresif daripada babak pertama.
Tak sampai di situ, beberapa tendangan bebas juga sempat mengancam gawang yang dikawal Esteban Andrada. Namun demikian, tidak ada gol yang berhasil diciptakan oleh Ahmed Al Attas dan kolega.
Sebaliknya, Monterrey baru panas memasuki menit ke-70. Bermodal tiga penyerang baru, La Pandilla tampak lebih agresif dalam melancarkan serangan ke lini pertahanan Al Jazira.
Meski demikian, justru Al Jazira yang berhasil memperkecil kedudukan menjadi 1-3 setelah sepakan Bruno (90+1’) bersarang di gawang Esteban Andrada. Alhasil, Monterrey berhasil mengalahkan Al Jazira dengan skor meyakinkan 3-1.