Kebuntuan pecah pada menit ke-14. Berawal dari umpan Olise di sisi kanan, Mbappe melepaskan tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras tanpa mampu dijangkau kiper Ahmed Basil.
Unggul satu gol, Prancis kembali menurunkan ritme permainan. Dembele dan rekan-rekannya memilih sirkulasi bola pendek, memaksa Irak lebih banyak bertahan di area sendiri. Situasi ini membuat Irak nyaris tanpa ruang untuk mengembangkan permainan.
Irak sempat mendapat kesempatan bernapas saat Prancis bermain lebih ekonomis. Namun setiap kali Les Bleus menaikkan tempo, tim asuhan Graham Arnold langsung berada dalam tekanan penuh.
Pertandingan sempat terhenti cukup lama akibat hujan deras disertai petir di sekitar stadion. Setelah penundaan lebih dari dua jam, laga kembali dilanjutkan dengan kondisi lapangan yang tetap layak dimainkan.
Memasuki babak kedua, Prancis langsung tancap gas. Intensitas tinggi diterapkan sejak menit awal, membuat pemain Irak harus bekerja ekstra keras menjaga lini pertahanan.