Pada awal paruh kedua, Persiraja harus mengganti penjaga gawangnya. Aji Bayu mengalami cedera dan harus digantikan oleh Fakhrurrazi Quba.
Persipura mengancam lebih dulu melalui sepakan Muhamad Tahir. Namun usahanya masih belum berbuah gol.
Peluang tersebut berujung serangan balik bagi Persiraja. Namun, skema tersebut belum bisa diakhiri dengan baik oleh Bruno Dybal.
Memasuki menit 65, Persiraja merubah gaya bermain. Tim berjuluk Laskar Rencong itu cenderung parkir bus dengan menumpuk banyak pemain di belakang.
Hasilnya, Persipura pun mengontrol jalannya laga. Namun, anak asuh Angel Alfredo Vera kesulitan menciptakan peluang berbahaya karena pertahanan Persiraja begitu rapat.