Unggul jumlah pemain membuat Sassuolo semakin leluasa menyerang. Mereka langsung menambah keunggulan di awal babak kedua.
Gol kedua tercipta kurang dari dua menit setelah jeda. Berawal dari kesalahan lini belakang Milan, bola dikuasai Luca Lipani.
Dia mengirim bola ke Laurienté yang kemudian berduet dengan Kristian Thorstvedt. Laurienté menyelesaikan peluang lewat tembakan ke tiang dekat.
AC Milan tidak mampu memberikan perlawanan berarti. Hingga satu jam pertandingan berjalan, kiper Sassuolo belum mendapat ancaman serius.
Pelatih mencoba melakukan perubahan strategi. Namun, permainan Milan tetap tidak berkembang.