Jelang jeda turun minum tempo permainan kedua kubu terlihat menurun. Namun, Arema tetap tampil dominan, lantaran tetap memberi ancaman. Kendati begitu, mereka selalu gagal dalam penyelesaian akhir dan hanya menutup babak pertama dengan 1-0.
Tak seperti babak pertama, Persiraja berhasil bermain keluar untuk menyerang. Sesekali mereka memberi ancaman yang nyaris menyamakan kedudukan. Namun, serangannya masih sering terhenti di sepertiga lapangan.
Namun, skema tersebut meninggalkan celah yang besar di lini pertahanan. Alhasil, Carlos Fortes berhasil menggandakan kedudukan setelah memanfaatkan celah tersebut pada menit ke-55.
Usai menggandakan keunggulan, Fortes dan kawan-kawan terus menggempur pertahanan Persiraja dengan kecepatan individual pemain Singo Edan. Namun, hingga memasuki menit ke-70, penyelesaian akhir mereka menjadi faktor kegagalan sederet peluang yang dimiliki.
Hingga peluit berakhirnya pertandingan dibunyikan, tak ada gol yang diciptakan kedua kubu. Arema FC berhasil meraih tiga poin setelah mengamankan kedudukan 2-0 hingga menit 90.