Usai menerima umpan, Frets mampu mengacak-acak barisan pertahanan Jaimerson Silva dan kawan-kawan sebelum merobek jala Muhammad Ridho. Ia mengecoh tiga pemain di dalam kotak penalti, dan langsung mengirim tendangan keras.
Jelang jeda turun minum, Madura United terus mencoba memberi tekanan. Namun high pressing yang terus diberikan membuat mereka sulit mengembangkan permainan. Karena itu, Persib berhasil menjaga keunggulannya di akhir abak pertama.
Awal babak kedua, David Laly dan kawan-kawa masih penasaran. Mereka kembali menguasai bola, dan memberi tekanan. Namun, Laskar Sape Kerrab masih dibuat frustasi karena serangannya selalu gagal hingga menit ke-60.
Sama seperti babak pertama, serangan dari Maun Bandung lebih efektif. Ya, kreatifitas itu membuat daya gedornya itu lebih meyakinkan dan nampak berbahaya.
Beruntung bagi Madura United karena penyelesaian akhir sang lawan masih belum menemui titik temu. Kalau tidak, bisa saja gawang Muhammad Ridho kembali terjebol.