Seusai gol tersebut, Laskar Padjajaran terus bermain ofensif untuk mencuri gol kedua. Namun, keunggulan tipis Persikabo bertahan hingga kedua tim turun minum.
Pada babak kedua, Bhayangkara FC bermain lebih berani. The Guardian -julukan Bhayangkara FC- menginisiasi serangan dengan cepat.
Tetapi, Persikabo yang sudah unggul bermain begitu rapat. Mereka juga memanfaatkan serangan balik kilat yang berbahaya.
Dengan skema tersebut, Laskar Padjajaran mampu menciptakan gol kedua. Adalah Silvio Rodrigues (56') yang berakselerasi sebelum melepaskan tembakan keras.
Bhayangkara FC tidak menyerah untuk mengejar ketertinggalan. Ruben Sanadi dimasukkan untuk menambah daya gedor serangan. Hasilnya manis, The Guardian akhirnya sukses mencetak gol.