Memasuki menit-menit akhir babak pertama, Laskar Antasari -julukan Barito- mendapatkan beberapa peluang berbahaya lewat Tocantins dan Rizky Pora. Sayangnya, sepakan mereka belum tepat sasaran meski tanpa pengawalan. Alhasil, skor kacamata masih tetap bertahan hingga turun minum.
Barito kembali tancap gas menyerang di menit-menit awal babak kedua. Hasilnya, mereka sukses memecah kebuntuan pada menit 50 lewat gol Bagus Kahfi. Alhasil, tim tuan rumah unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Singo Edan meningkatkan tempo permainan. Mereka pun hampir menyamakan kedudukan pada menit 65, tetapi tendangan keras Gilbert Alvarez dari dalam kotak penalti melambung tipis di atas mistar gawang.
Pada menit 74, Barito hampir menggandakan keunggulan lewat tendangan jarak jauh Mike Ott, namun bola masih bisa ditangkap oleh Julian Schwarzer. Tak lama berselang, Arema balik mengancam lewat pergerakan Charles Likolingoy, tetapi sepakan volinya bisa diblok oleh bek lawan.
Memasuki 10 menit terakhir waktu normal, Arema terus mengurung pertahanan tim tuan rumah. Tim arahan Fernando Valente itu pun mendapat peluang emas pada menit 84 lewat tendangan bebas Arkhan Fikri yang masih menyamping tipis di sisi gawang.