Tertinggal satu gol membuat Persiraja tetap menerapkan strategi awal. Mereka membangun serangan dari bawah namun kerap tidak efektif karena patah di lapangan tengah.
Sebaliknya, Barito mampu membangun serangan secara efektif dan mengepung setengah lapangan permainan Persiraja. Skema itu menciptakan gol kedua Barito.
Pada menit 7, proses umpan jauh dari pertahanan sendiri memaksa kiper Persiraja keluar dari areanya. Bola muntah yang dihasilkan mampu dimanfaatkan Alexander Rakic melakukan tendangan plessing ke arah gawang. Skor menjadi 2-0.
Laga berlanjut masih dengan penguasaan bola oleh para pemain Barito. Persiraja pun terlihat kesusahan menembus area bertahan lawan. Skor 2-0 pun bertahan hingga peluit panjang pertandingan.
Kelengahan di menit-menit awal lagi-lagi menimpa para pemain Persiraja Banda Aceh. Mereka kembali kebobolan pada menit 49 melalui kaki Bagas Kaffa.