Juventus langsung merespons. Sundulan Pierre Kalulu ditepis Ugurcan Cakir, tetapi Teun Koopmeiners memanfaatkan bola muntah untuk menyamakan kedudukan. Pertandingan berlangsung terbuka. Victor Osimhen sempat mengancam, sementara Michele Di Gregorio melakukan beberapa penyelamatan penting.
Koopmeiners kembali mencetak gol sebelum jeda melalui kombinasi satu-dua dengan Weston McKennie. Juventus menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1.
Memasuki babak kedua, Galatasaray tampil lebih tajam. Gol penyeimbang tercipta setelah tembakan Baris Yilmaz ditepis Di Gregorio dan bola disambar Noa Lang. Tak lama kemudian, Davinson Sanchez menyundul bola hasil tendangan bebas Sara untuk membawa tuan rumah berbalik unggul.
Situasi Juventus makin sulit setelah Cabal menerima kartu kuning kedua. Galatasaray memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Kesalahan umpan Khephren Thuram membuat Osimhen merebut bola dan memberi assist kepada Lang untuk gol berikutnya. Sacha Boey kemudian menutup pesta gol dengan tembakan dari sudut sempit.
Hasil ini memberi Galatasaray keunggulan besar jelang leg kedua di Turin. Dalam tujuh pertemuan terakhir melawan Juventus, mereka hanya sekali kalah. Sebaliknya, Juventus baru meraih satu kemenangan dalam enam laga terakhir di semua kompetisi dan terancam kembali tersingkir di babak playoff.
Rabu (18/2/2026)
Galatasaray vs Juventus 5-2
Benfica vs Real Madrid 0-1
Borussia Dortmund vs Atalanta 2-0
AS Monaco vs PSG 2-3