Memasuki pertengahan babak, Everton sudah mulai keluar dari tekanan Aston Villa. Para penonton pun mulai bersorak sorai saat Calvert-Lewin dan Richarlison bergantian menciptakan peluang berbahaya.
Kali ini Everton menguasai hingga hampir setengah lapangan. Permainan dari kaki ke kaki pun mulai terlihat berjalan hingga ke depan kotak penalti Villa dan menciptakan sejumlah peluang.
Waktu hampir habis bagi tuan rumah untuk menyamakan kedudukan. Bukannya peluang, justru hujan kartu terjadi saat 10 menit terakhir, tak terkecuali para pemain Everton.
Di penghujung laga sebenarnya ada peluang cukup baik bagi Richarlison. Memanfaatkan umpan dari Jordan Pickford di belakang, dia melakukan tendangan akhir yang masih dapat diblok pertahanan lawan.
Sampai wasit memberikan tambahan 5 menit, Everton masih belum bisa merobek gawang Martinez. Akhirnya skor 0-1 bertahan dan menjadi mimpi buruk di laga perdana Duncan Ferguson melatih Everton.