Arema tampil lebih agresif di babak kedua. Pergerakan Carlos Fortes terus merepotkan lini belakang Persib, namun dua tembakannya pada menit 51 dan 53 belum akurat.
Arema kemudian berhasil memecah kebuntuan melalui gol yang dicetak Jayus Hariono di menit 54. Umpan Muhammad Rafli diselesaikan dengan apik, Teja Paku Alam pun takk berkutik, skor berubah menjadi 1-0.
Usai unggul, Arema tidak menurunkan intensitas tekanan. Muhammad Rafli turut berkesempatan mencatatkan nama di papan skor, namun tembakannya digagalkan Teja Paku Alam.
Tak tinggal diam, Persib juga memberikan perlawanan. Namun usaha yang dilakukan Henhen Herdiana pada menit 64 masih belum berbuah gol penyama kedudukan.
Masuknya Bruno Catanhede pada babak pertama rupanya membawa dampak besar bagi Persib. Keunggulan Bruno kala melakukan duel udara menjadi momok lini belakang Arema.