Drama memuncak saat VAR menganulir gol sundulan Jonathan Tah di babak tambahan waktu. Keputusan itu menuai kontroversi, terutama karena gol tersebut sempat terlihat sebagai penentu kemenangan Jerman.
Adu penalti, yang selama puluhan tahun identik dengan keunggulan Jerman, justru berubah menjadi mimpi buruk. Kai Havertz dan Nick Woltemade lebih dulu gagal, lalu Jonathon Tah menendang penalti penentuan terlalu tinggi. Paraguay lolos meski juga sempat diliputi ketegangan dalam eksekusi mereka.
Kekalahan ini mencatat sejarah pahit. Dari lima adu penalti sebelumnya di Piala Dunia, Jerman selalu menang. Rekor itu dimulai pada semifinal 1982 melawan Prancis, berlanjut saat menyingkirkan Meksiko pada 1986, menghancurkan harapan Inggris di semifinal 1990, hingga memulangkan Argentina pada perempat final 2006.
Tidak ada yang menyangka Paraguay menjadi tim pertama yang merobohkan benteng mental tersebut. Mitos “Jerman tidak kalah dalam adu penalti” resmi berakhir di panggung terbesar sepak bola dunia.
Kemenangan ini juga memperpanjang periode suram Jerman di turnamen besar, setelah sebelumnya rekor kejayaan internasional mereka terhenti oleh Inggris pada Euro 2020. Sementara itu, Paraguay melangkah penuh percaya diri ke babak berikutnya dan menunggu pemenang laga Prancis kontra Swedia.