Lebih jauh, Souza menegaskan pentingnya menjadikan tekanan sebagai motivasi, bukan beban. Ia ingin menanamkan pola pikir itu kepada seluruh elemen tim, termasuk pemain, staf pelatih, dan ofisial. Menurutnya, semangat dan dukungan dari suporter harus menjadi energi positif, bukan pemicu stres.
“Kami harus bisa menjadikan hal tersebut sebagai dorongan karena mereka pasti akan selalu ada di sisi kami,” ujar pelatih yang sempat menimba pengalaman di Brasil dan Asia.
Mauricio Souza juga menunjukkan pemahaman mendalam terhadap karakter Persija sebagai klub besar. Ia tahu sejarah panjang dan nama besar klub membawa tanggung jawab besar pula. Oleh karena itu, ia menegaskan siap bekerja keras untuk membawa Persija kembali ke jalur prestasi.
Selama beberapa musim terakhir, Persija memang belum menunjukkan konsistensi sebagai tim papan atas. Mauricio Souza ingin mengubah hal itu dengan pendekatan taktik yang matang dan kedisiplinan tinggi dalam latihan maupun pertandingan.
Keputusan manajemen menunjuk Souza bukan tanpa alasan. Pengalaman internasionalnya, gaya kepelatihan progresif, serta kemampuannya dalam membina pemain muda menjadi harapan besar bagi manajemen klub dan suporter.
Dengan waktu persiapan yang masih cukup sebelum Liga 1 2025-2026 dimulai, Souza kini fokus memantapkan strategi tim dan membangun chemistry antarpemain. The Jakmania tentu menantikan perubahan signifikan di bawah arahan pelatih asal Brasil tersebut.