Meski begitu, pernyataan terbaru Xhaka menjadi kali pertama dia berbicara langsung mengenai keputusan bertahan di Sunderland.
Xhaka mengungkapkan alasannya tetap bertahan saat diwawancarai DAZN setelah Swiss memastikan tiket perempat final Piala Dunia 2026 melalui kemenangan adu penalti atas Kolombia.
“Sunderland sudah menjadi rumah saya sejak hari pertama. Kami semua sangat bahagia. Saya memutuskan untuk tetap bertahan di tempat saya sekarang, keluarga adalah hal yang paling penting. Saya siap membuat sejarah bersama mereka,” ujar Xhaka, dikutip dari Sunderland Echo.
Keputusan tersebut menjadi kabar besar bagi Sunderland yang ingin membangun tim lebih kuat. Pengalaman Xhaka sebagai pemain dengan karier panjang di Arsenal, Bayer Leverkusen, dan Timnas Swiss dianggap menjadi aset penting bagi klub.
Selain fokus bersama Sunderland, Xhaka juga tengah menikmati perjalanan luar biasa bersama Timnas Swiss di Piala Dunia 2026. Swiss berhasil mencapai perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1954.