“Ada pertandingan Liga Champions melawan PSG di kandang. Saat itu, Zinchenko ditempatkan sebagai false 9. Sungguh gila. Di hari sebelumnya, dia bahkan tidak ikut latihan dan saya menjadi striker,” kata Jesus dikutip ESPN, Jumat (7/7/2023).
Jesus mengaku sampai menelepon ibunya sambil menangis. Dia mengatakan keinginan untuk pergi dari Man City. Dia tidak percaya dengan keputusan Guardiola yang memainkan Zinchenko sebagai starter dan membangku cadangkannya.
“Sekitar dua jam sebelum laga, ada pertemuan tim. Seluruh anggota tim makan dan beristirahat 30 menit, sebelum bertanding. Tetapi, saya tidak makan. Saya ke toilet, menangis dan menghubungi ibu saya. Kemudian saya berkata ingin pergi,” ujarnya.
“Setelah itu, saya langsung pulang. Karena dia memasang Zinchenko dan saya tak digunakan. Dia menaruh pemain dengan posisi bek kiri. Saya gila,” tutur Jesus.