Pemain 32 tahun ini kini memiliki peluang nyata tampil di Piala Dunia 2026. Namun, persaingan di lini belakang Skuad Singa Mesopotamia cukup ketat, dengan adanya nama-nama seperti Merchas Doski, Zaid Tahseen, Rebin Sulaka, dan Hussein Ali.
Keberhasilan Putros masuk skuad Irak membuka kesempatan emas bagi pemain Persib ini menutup karier internasionalnya dengan momen bersejarah. Jika berhasil, Persib akan menjadi satu-satunya klub Indonesia yang mengirimkan wakil ke Piala Dunia 2026.
Jika mampu mempertahankan performa meyakinkan bersama Persib, Putros berpeluang merayu pelatih Graham Arnold untuk membawanya ke Amerika pada putaran final Piala Dunia 2026.
Kesempatan tampil di panggung global ini menjadi momentum langka yang tak boleh disia-siakan, sekaligus menjadi bukti eksistensi pemain Liga Indonesia di level sepak bola internasional.
Frans Putros kini tinggal menunggu keputusan akhir pelatih, sambil terus menjaga performa di klub, untuk menorehkan babak terakhir karier internasionalnya dengan gemilang.