Dominasi satu kompetisi domestik dalam laga final Piala Dunia seperti ini terakhir terjadi 20 tahun lalu. Ketika itu, Serie A menjadi liga yang paling berpengaruh dalam pertemuan Italia dan Prancis di partai puncak.
Tren kuat LALIGA sebenarnya sudah terlihat sejak babak semifinal. LALIGA dan Premier League menjadi dua kompetisi dengan jumlah pemain terbanyak yang masih bertahan dalam perebutan gelar.
Namun, keberhasilan Spanyol dan Argentina menembus final membuat posisi LALIGA semakin sulit dikejar. Kompetisi Spanyol kini menjadi liga dengan jumlah pemain terbanyak yang masih tampil pada pertandingan terakhir Piala Dunia 2026.
Pengaruh LALIGA tidak hanya terlihat dari jumlah pemain di dalam skuad. Sebanyak 16 dari 22 pemain yang menjadi starter untuk Spanyol dan Argentina pada pertandingan semifinal berasal dari klub-klub LALIGA.
Angka tersebut memperlihatkan peran besar pemain LALIGA dalam membawa kedua negara menuju final. Mereka bukan hanya menjadi pelapis, tetapi mengisi mayoritas posisi utama di dua tim finalis.