Dia menegaskan fokus utama pembinaan tidak hanya terletak pada aspek teknis, tetapi juga mental dan identitas bermain pemain muda.
“Pembinaan usia muda adalah fondasi sepak bola nasional. Di ASIOP, saya ingin memastikan setiap pemain dibentuk dengan karakter juara, pemahaman taktik yang modern, serta kecintaan terhadap proses. Dari sinilah pemain-pemain yang siap bersaing di level tertinggi akan lahir,” tambahnya.
Dalam momen yang sama, ASIOP memperkenalkan jersey resmi musim 2026 hasil kolaborasi dengan Mills, serta meluncurkan bus terbaru sebagai bagian dari penguatan infrastruktur akademi.
Peluncuran berlangsung meriah dengan konsep malam hari. Rangkaian acara mencakup fashion show jersey, pemutaran video peluncuran, hingga penampilan perdana bus ASIOP yang memperkuat identitas profesional akademi.
Presiden ASIOP, Ade Prima Syarif, menyebut tema “Rise the World” sebagai cerminan visi jangka panjang ASIOP dalam mencetak pemain yang mampu bersaing di level tertinggi.