Memasuki gim ketiga, Fajar/Fikri sepakat untuk tidak kalah dalam perebutan bola depan. Strategi tersebut terbukti efektif hingga mereka mampu menjauh dan menutup laga dengan kemenangan 21-14.
"Tetapi sejak awal gim ketiga kami tidak mau kalah. Siapa pun yang memegang servis dan siapa pun yang berada di depan, kami tidak boleh kalah bola depan. Dengan kondisi shuttlecock yang kencang, memegang permainan depan adalah kunci," ujarnya.
Fajar/Fikri kini menunggu pemenang pertandingan antara Aaron Chia/Soh Wooi Yik asal Malaysia melawan Liang Weikeng/Wang Chang dari China. Siapa pun lawannya, pasangan Indonesia itu memastikan akan menyiapkan strategi terbaik demi menjaga peluang merebut gelar Singapore Open 2026.