Erick menekankan pentingnya konsistensi dan fokus.
“Ya alhamdulillah di tiga game selalu baik ya. Eh, ada beberapa kekurangan, kelebihan, ya memang kan perlu waktu. Yang penting lawan Mozambik ya kembali jangan underestimate ya. Kita sudah ngalahin Oman ranking 79, terus Mozambik yang 100. Kita mesti konsisten cari poin,” tutur Erick di Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Pesan tersebut menjadi penanda seriusnya target jangka pendek Skuad Garuda. Menjaga performa tanpa meremehkan lawan dinilai kunci untuk merawat tren positif sekaligus memaksimalkan peluang menambah poin FIFA.
Selepas FIFA Matchday Juni, Indonesia bersiap menghadapi Piala AFF 2026 yang dijadwalkan bergulir 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Turnamen regional ini menjadi tolok ukur lanjutan kesiapan tim.
Selain itu, turnamen anyar FIFA ASEAN Cup juga direncanakan bergulir pada kuartal ketiga tahun ini. Erick menilai seluruh rangkaian agenda tersebut diharapkan menguatkan fondasi tim sebelum tampil di Piala Asia 2027.
“Tadi saya sampaikan, dan saya rasa tim sangat fokus, coach John juga sangat fokus lah. Mudah-mudahan kita jaga momentum ini untuk menuju nanti AFF ya. Nanti FIFA ASEAN nanti lagi, kan belum tahu, belum ada pengumuman apa-apa dari FIFA-nya kita tunggu aja,” pungkasnya.
Dengan rangkaian hasil positif dan agenda padat di depan mata, laga kontra Mozambik menjadi penentu ritme. Menang berarti menjaga momentum, terpeleset berisiko menghambat laju yang sedang dibangun.