Cremonese sempat memperkecil ketertinggalan melalui penalti Federico Bonazzoli setelah Jamie Vardy dijatuhkan Jacobo Ramon di kotak terlarang. Sayangnya momentum itu tidak bertahan lama.
Laga berubah menjadi mimpi buruk untuk Cremonese setelah Alberto Grassi menerima kartu merah akibat memprotes keputusan wasit. Dua pemain lain, Milan Duric dan David Okereke, juga ikut diusir keluar lapangan.
Lucas Da Cunha lalu memastikan kemenangan Como lewat dua gol tambahan yang kembali membuat Emil Audero memungut bola dari gawangnya. Cremonese akhirnya harus menerima kenyataan pahit turun ke Serie B.
Meski gagal menyelamatkan Cremonese, masa depan Emil Audero masih menyimpan peluang besar. Dengan berakhirnya musim ini, maka masa peminjaman Audero di Cremonese juga resmi selesai.
Jika tidak dipermanenkan oleh Cremonese, kiper kelahiran Lombok tersebut akan kembali ke Como sebagai klub pemiliknya. Situasi itu membuka peluang besar bagi Emil Audero untuk merasakan atmosfer Liga Champions musim depan bersama Como.
Como sendiri mencetak sejarah besar dengan lolos ke Liga Champions hanya dua tahun setelah promosi ke Serie A. Klub tersebut juga dipastikan tampil di kompetisi Eropa untuk kedua kalinya sepanjang sejarah mereka setelah sebelumnya bermain di Mitropa Cup 1980-1981.