Pernyataan sang penyerang ini memperjelas bahwa meskipun ada embusan kabar dari bursa transfer, saat ini fokusnya tetap untuk menemukan tempat yang tepat. Ia menambahkan: “Premier League? Saya menghabiskan beberapa tahun di sana tanpa pernah bermain satu pertandingan pun. Jadi, tentu saja, itu akan menjadi balas dendam yang hebat!”
Arsenal bersedia menebus dana transfer sesuai permintaan Sporting. Namun sejauh ini belum ada tawaran resmi yang masuk, menunjukkan bahwa negosiasi masih berjalan di alta tingkat.
Liverpool, Man United, dan Chelsea pun tetap dicurigai mengikuti perkembangan. Jalannya proses transfer Gyokeres akan sangat bergantung pada keseriusan salah satu klub untuk memenuhi klausul dan menyelesaikan urusan administrasi sebelum penutupan bursa.
Dari sisi Sporting, Varandas memiliki alasan kuat karena kondisi kontrak Gyokeres yang masih panjang. Tanpa permintaan maaf dan kembalinya sang pemain dalam kondisi normal, klub bisa menjaga posisi tawar dan tetap mempertahankannya hingga situasi terang.
Apakah Gyokeres akan kembali ke Lisbon dan mengikuti latihan, atau bakal memaksa transfer dengan menolak aktivitas klub? Penutupan bursa transfer musim panas nanti diprediksi menjadi momen krusial yang akan menentukan arah karier striker asal Swedia ini.