Selain menghadapi Inggris, Ghana juga dijadwalkan bertemu Panama pada 17 Juni dan Kroasia pada 27 Juni. Situasi ini menambah tekanan besar bagi tim Afrika tersebut.
Menurut jurnalis Ghana yang berbasis di Inggris, Rahman Osman, Addo diberitahu mengenai keputusan pemecatan setelah pertandingan melawan Jerman, usai pertemuan GFA Executive Council di hotel tim di Stuttgart.
Laporan menyebut Addo menerima keputusan itu dengan tenang dan hanya menanggapi dengan ucapan “terima kasih” sebelum kembali ke kamar hotelnya.
Langkah drastis GFA ini memicu spekulasi luas soal kesiapan Ghana menghadapi Piala Dunia 2026, sekaligus memberikan tekanan besar pada pengganti Otto Addo yang harus mempersiapkan tim dalam waktu singkat.