Donyell Malen Dihujat jelang Piala Dunia 2026, Ronald Koeman Sampai Turun Tangan Membela

Abdul Haris
Donyell Malen bersinar di AS Roma, namun banjir kritik di Timnas Belanda. (Foto: Football Italia)


Bersinar di Roma, Tetap Dikritik di Timnas Belanda

Malen menjadi sosok penting dalam keberhasilan Roma lolos ke Liga Champions 2026-2027. Kehadirannya membuat lini serang Giallorossi jauh lebih tajam pada paruh kedua musim 2025-2026.

Dia mencetak 14 gol hanya dalam 18 penampilan Serie A. Catatan tersebut membuat Malen finis sebagai pencetak gol terbanyak kedua Liga Italia secara bersama-sama, hanya terpaut tiga gol dari Lautaro Martinez yang meraih gelar Capocannoniere.

Meski tampil tajam di Italia, kritik tetap menghampiri saat dia membela Timnas Belanda. Koeman mengakui penyelesaian akhir Malen dalam laga persahabatan terakhir memang belum maksimal.

"Dia sudah menunjukkan kalau dia bisa mencetak gol. Dia tidak tiba-tiba lupa caranya mencetak gol. Yang lebih mengkhawatirkan jika komitmennya menurun. Namun itu tidak terjadi," ujar Koeman, dikutip dari Football Italia.

Pelatih berusia 63 tahun itu juga menegaskan efektivitas tetap menjadi faktor penting dalam sepak bola. Menurut dia, penyelesaian akhir para pemain Belanda memang masih perlu ditingkatkan.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Bantai Haiti 3-0, Tim Samba Puncaki Grup C

57 tahun lalu

Hasil Piala Dunia 2026: Maroko Taklukkan Skotlandia, Ismael Saibari Tentukan Kemenangan

57 tahun lalu

Hasil Piala Dunia 2026: AS Melaju ke 32 Besar usai Hancurkan Australia

57 tahun lalu

Neymar Dicoret dari Skuad Timnas Brasil Vs Haiti, Ancelotti Disorot Tajam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal