Dikritik Main di Super League, Shayne Pattynama Beri Respons Tegas

Andika Rachmansyah
Pemain anyar Persija Jakarta, Shayne Pattynama. (Foto: Persija)

“Tentu saja orang-orang selalu mengkritik. Dan saya paham itu. Orang-orang ingin kami, para pemain, bermain di liga terbaik yang memungkinkan,” kata Shayne.

“Tapi di sisi lain, orang juga perlu memahami bahwa kami sebagai sebuah negara sedang berkembang dalam hal sepak bola. Kami sedang membangun liga yang lebih baik. Tim nasional juga semakin berkembang,” sambungnya.


Kritik Liga Lokal Dinilai Merendahkan Indonesia

Shayne menyesalkan komentar netizen yang menyebut kompetisi sepak bola Indonesia buruk. Menurut dia, anggapan tersebut sama saja merendahkan upaya banyak pihak yang sedang membangun ekosistem sepak bola nasional.

“Saya merasa ketika ada orang yang berkata, ‘Jangan ke Indonesia. Jangan main di liga ini, liganya jelek,’ itu seperti merendahkan Indonesia. Menurut saya itu tidak baik, karena kami sedang bertumbuh,” terangnya.

Shayne menilai kehadiran pemain diaspora di Super League justru memberi dampak positif. Dia melihat langkah tersebut dapat meningkatkan kualitas kompetisi dan mendorong perkembangan pemain lokal.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pratama Arhan Semringah Reuni dengan Shin Tae-yong, Persija Pasang Target Tinggi

57 tahun lalu

Pratama Arhan Gabung Persija Reuni dengan STY, Macan Kemayoran Kini Punya Senjata Lemparan Roket

57 tahun lalu

Daftar Pembagian Grup Piala Presiden 2026: Persija Segrup dengan Juara Bertahan

57 tahun lalu

Piala Presiden 2026 Lebih Sengit, 5 Klub Lokal Tantang 3 Tim Asia Tenggara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal