Diego Maradona Meninggal akibat Serangan Jantung, 3 Pekan Pascaoperasi Otak

Anton Suhartono
Diego Maradona meninggal dunia akibat serangan jantung (Foto: AFP)

BUENOS AIRES, iNews.id - Diego Maradona meninggal dunia di Kota La Plata, Argentina, Rabu (25/11/2020).

Juru bicara mendiang, dikutip dari AFP, mengatakan, pria berjuluk Pele dari Argentina itu meninggal dunia pada usia 60 tahun.

Dia menambahkan Maradona meninggal akibat serangan jantung, tanpa menjelaskan lebih rinci.

Maradona sempat menjalani operasi hematoma subdural di kepala pada awal November. Operasi tersebut dilakukan terkait kekhawatiran sang legenda mengalami anemia dan dehidrasi.

Dokter pribadi Maradona, Leopoldo Luque, pada 10 Nobember lalu mengatakan kondisi mantan kapten timnas Argentina itu sempat membaik pascaoperasi.

“Diego sudah ingin pulang. Kami sedang mengevaluasi proses pemulangannya. Kami akan membahas ke mana dia selanjutnya. Tetapi, saat ini dia dalam kondisi baik,” kata Luque, saat itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Haji dan Umrah
15 hari lalu

Aksi Sigap Petugas Saudi Selamatkan Jemaah Indonesia dari Serangan Jantung di Masjid Nabawi

Internasional
17 hari lalu

Ajaib, Pria Ini "Hidup Kembali" Setelah Jantungnya Berhenti Berdetak 40 Jam

Soccer
30 hari lalu

Tragedi Maradona: Pengadilan Bongkar Dugaan Malapraktik di Hari-Hari Terakhir Sang Legenda

Nasional
1 bulan lalu

Eks Wamenaker Noel Ebenezer Ungkap Kesehatannya Menurun, Perlu Operasi Pembuluh Darah Otak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal