Bek senior Persib, Achmad Jufriyanto, mengakui sempat ada rasa pesimistis melihat jalannya laga. Namun keyakinannya terhadap semangat juang Persik menjadi pembeda.
“Babak pertama memang tertinggal, tapi saya yakin bola itu dimainkan 90 menit. Kami hanya butuh hasil imbang, dan alhamdulillah bisa terwujud. Begitu skor jadi 3-3, semua pemain langsung pecah dalam kebahagiaan,” ujarnya.
Pemain yang akrab disapa Jupe itu menegaskan bahwa keberhasilan mempertahankan gelar bukanlah hal mudah. Ia menyebutkan bahwa Persib telah melewati banyak rintangan sepanjang musim ini, termasuk persiapan pramusim yang minim, padatnya jadwal, dan perjalanan jauh karena keterlibatan di kompetisi Asia.
“Tak semua tim di Indonesia mampu back to back juara. Ini pencapaian luar biasa. Kami melewati banyak tantangan, tapi kami buktikan punya mental kuat,” tambahnya.
Dengan gelar musim ini, Jupe telah mempersembahkan tiga trofi Liga 1 untuk Persib Bandung: di musim 2014, 2023-2024, dan 2024-2025. Ia berharap pencapaian ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda Persib.
“Buat saya ini kebanggaan tersendiri. Suatu saat saya bisa menceritakan perjuangan ini ke anak cucu saya. Semoga ini jadi motivasi bagi pemain-pemain muda Persib ke depannya,” tutupnya penuh haru.