"Mari kita nikmati, mari kita rayakan. Rasanya luar biasa; itulah yang selalu saya impikan. Hari ini adalah hari ketika mimpi itu menjadi kenyataan. Saya pria paling bahagia di dunia," ujarnya.
Tapi ini bukan gelar pertama yang diraih Son sepanjang kariernya. Mantan anak buah Shin Tae-yong di Timnas Korsel itu sebelumnya pernah juara bersama negaranya di Asian Games 2018.
Winger berusia 32 tahun itu membawa Timnas Korsel U-23 meraih medali emas di cabang olahraga sepak bola. Son dan kolega mengalahkan Jepang 2-1 via babak tambahan dalam laga yang digelar di Stadion Pakansari Cibinong.
Itu artinya sudah tujuh tahun dilewati Son untuk kembali merasakan nikmatnya berada di podium tertinggi. Dia sejatinya sempat nyaris mendapat trofi Liga Champions 2018-2019.
Sayangnya kala itu Tottenham gagal juara karena dikalahkan Liverpool di final. Tapi kini penantian panjang Son terbayar lunas setelah juara Liga Europa dan musim depan berhak mentas di Liga Champions.